Sumpal Kuping

its written to be read

Paranoia

Filed under: Uncategorized — capitano at 2:32 pm on Thursday, January 22, 2009

I just don’t know what to do with myself…

Don’t’ know what to trust, when all begun to fade and bluring,

Mungkin aku ini memang orang yang aneh menurut pandangan orang normal, orang yang mudah dibuat permainan bagi yang licik, orang yang mudah diintimidasi bagi yang tidak menyukaiku. Sekali lagi entah kenapa orang bisa berbuat begitu padaku

Orang bijak pernah berkata, apa yang kau alami dan apa pendapat orang terhadap anda adalah buah dari perbuatan anda terhadap orang lain, benarkah? Aku mulai sedkit ragu. Aku lebih suka yakin bahwa ada yang aneh, entah aku atau orang-orang di sekitarku.

Tak bisakah orang-orang mempercayai bahwa aku hanya benar-benar ingin menolong tanpa pamrih? Aku takut tak berapa lama lagi aku akan tertular gejala yang sama, paranoia.

Yah, aku menyebutnya paranoia, entah pada tahap sekadar curiga atau sudah takut untuk menerima suatu hal tanpa ekspetasi lanjut. Contoh yang paling banyak terjadi di sekitarku, sangat sulit orang untuk berkenalan atau berinteraksi tanpa ada suatu hal yang menarik atau menyenangkan pada orang lain.

Kemarin seorang temanku dipandang rendah oleh seorang wanita, hanya karena ia tidak berpenampilan menarik. Temanku hanya ingin mendapat teman dalam perjalanan pulang di bus.

Lain lagi dengan temanku yang hanya tertarik pada kemewahan yang dimiliki oleh temanku yang lain, dan saat kemewahan itu hilang atau tak berfungsi, maka hilang pulalah keakraban mereka, naïf.

Memang, terlihat remeh, atau sudah merupakan hal yang biasa, tapi menurutku ITU KARENA DIBIASAKAN…,

Sudah lama terpikirkan olehku gejala seperti itu, dan akupun memakluminya. Semoga saja aku masih bisa bertahan dengan pendapatku sekarang, terserah apa jadinya nanti.

Meski terlihat sedikit idealis, dan barangkali misti, tapi tiada skeptis aku percaya akan ada yang mengenantnya, entah nol koma berapa persen dari penduduk dunia, ups, orang yang kukenal. Coba saja jika aku sebutkan Benjamin Franklin kepada sepuluh orang yang kukenal secara acak, atau anda boleh mencobanya, berapa orang dari mereka yang dapat menjawab dengan pasti apakah Benjamin tidak memiliki motif lain dalam kebaikannya? Atau bahkan anda tidak dapat menjawab secara yakin mengapa ia berbuat baik pada semua orang.

Untungnya saya dapat memaham, apa yang dilakukannya, tapi tetap saja saya tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata yang lebih tepat selain perkataan beliau sendiri “The Nobelest thingu can do is what u can do to another people” kurang lebih seperti itu.

terserah absurd atau tidak naif atau tidak

A Poet to my Friend (as if it worth)

Filed under: Uncategorized — capitano at 8:09 am on Saturday, December 20, 2008

U’ve Opened my door
So i can breath the fresh one
So there the contemplation
right above the big green tree
of my Eden

then now’ i’ve get up
so i walk straight to the path
of survival
from a black light war
prepared to cross in
to knock at heaven gates

how can it repaid
i’ll try best
hopes god paid it too

Kebetulan, tidak ada Jodoh

Filed under: Uncategorized — capitano at 8:07 am on Saturday, December 20, 2008

there is no such a coincidence, seorang teman pernah berdebat denganku. Hm, yang menyenangkan pada saat itu kami tak pernah bertemu muka, ( miss that moment). Pada saat itu saya mendapat pemahaman baru, mengenai mata rantai, suatu hal yang sebelumnya saya ketahui tapi velum begitu percaya simpelnya, kebetulan itu tidak ada, yang ada hanya rentetan peristiwa yang saling berkaitan dan kausatif

oke, that’s the first conclution.

tapi saya tidak puas dengan itu, karena pada saat itu saya sedang terobsesi dengan “coincidence”. Yeah saya masih yakin kebetulan itu ada, Begini, meskipun ada rantaian peristiwa, tetap saja dalam detailnya ada kemungkinan satu peristiwa merupakan sebuah kebetulan, misalnya, (still using the same example that can’t be denied) pada saat itu saya sedang pergi ke sebuah warnet, dari rumah saya berniat untuk upload laporan-laporan saya pada saaat proses upload berlangsung, iseng saja, tanpa ada kesengajaan saya membuka data-data hardisk dan membuka YM, lalu saya menemukan sebuah lagu yang menurut saya menarik, lalu ssaya beritahukan lagu tersebut ke teman saya di YM,akhirnya dia juga suka.
itu merupakan rantai peristiwa kan (meskipun dengan scope yang sangat kecil), namun pada elemennya apakah ada kebetulan?
Yah tentu saja.

jadi, kalau anda percaya dengan saya, say it “there is a coincidence”
the next question are “then what?”

pertama saya terpikir pada hal-hal apa saja yang berbau kebetulan,
langsung terpikir oleh saya, pekerjaan, jodoh and friendship

ketiganya (menurut agama saya) sudah ditakdirkan, benarkah?
saya sedikit ragu, takut untuk memahaminya secara mentah.
oke, pertanyaan pertama,
bagaimana kita menemukannya?
jumlah manusia dan perbuatannya di dunia ini tak terhitung jumlahnya, imagine that, lalu bagaimana kita tahu bahwa orang yang ada di dekat kita telah ditakdirkan untuk kita?
mengapa dari sekian bilyun manusia, harus dia yang ada di dekat kita?

disinilah kawan “kebetulan” terlihat, bisa apa saja.
kebetulan saya hidup di Indonesia, maka yang ada di dekat saya adalah orang Indonesia
kebetulan saya berdomisili di Jawa, maka teman-teman saya orang Jawa
kebetulan saya suka berteman melalui internet, maka teman-teman saya orang di dunia maya
enough?
meskipun masih banyak kemungkinan ada altertnatif lain, seperti beberapa teman saya yang beristrikan orang swedia dan ceko

so what it used for?
in my opinion, what a waste if it used for nothing…
there is many way to used it, saya tidak akan memberitahukan detailnya pada anda (many reason of it, sorry)
tapi konsep utamanya adalah use any coincidences at max, consider it as a chain, nothing is unworthy.

jika anda pernah membaca sebuah pengetahuan mengenai memetika (dalam media massa) anda mungkin cepat memahaminya. Banyak orang yang telah memanfaatkannya sebagai senjata untuk berbagai hal, memasarkan produk, mendapatkan perhatian lawan jenis, dan sebagainya, setiap orang yang kurang berhati-hati biasanya akan tersadar jika sudah terjebak terlalu parah atau terlambat. Lalu keluarlah some classic stuff “penyesalan selalu berada di belakang”, dan mungkin “Tuhan tak adil” dan sebagainya. Hati-hati kawan, jangan sampai putus asa dan menghabiskan nafasmu di dunia ini.

sebagian teman masih dapat berkata, ini merupakan sebuah proses,
that’s good, let’s start the process earlier, how about it?
good luck

Destiny Is A funny things..

Filed under: Uncategorized — capitano at 3:36 pm on Tuesday, December 16, 2008

Across The night
Across the universe
across THe reality
Across the time
Across the loneliness
Across the hope

would it be nice
i fellin love in my own daydream
that applied by the others

Some people luck,some doesn’t realize their luck
“neighbour yards always greener|they said
it all classic habbit, which no one left to blame

“It has to be me| they deffends
who are you
“I’m an superfantastic with no luck”
so if you a SuperFantastic Megalomaniac, why you ask for more
“I have no luck”
So which do you choose? luck or silly dummy creepy weirdo?

the destiny is a funny thing
u can imagine what it would became
keep on mind and open heart,
u’ll find your destiny someday

spine arise from my eyes

Filed under: Uncategorized — capitano at 6:25 pm on Tuesday, November 25, 2008

“Kalau Jodoh, kita pasti kan menikah

kalau tak jodoh kita hanya jadi kawan”

- Naif -

beberapa hari lalu temanku bertanya, “kemana saja? sakit?” aku cuma mengangguk pelan, males cari-cari alasan, “sakit cinta ta?” dia tertawa. Aku tersenyum formalitas, Heu, (ndedez ae)

tak berapa lama aku jadi terpikir, apa itu sakit cinta? apakah aku sakit cinta? yeah, maybe..,

Hampir semua orang pernah merasa sakit karena cinta, bagaimanapun bentuk dan rasanya.

Tapi mengapa juga itu yang ditanyakan padaku? beberapa teman dekat juga mungkin melihatku seperti orang yang sedang stres dan mungkin juga akan beranggapan aku sakit cinta, whatever, lagipula i love pain.., tapi kenapa harus menduga sakit cinta?

Akhir-akhir ini entah kenapa aku mulai berubah (lagi) menjadi yang kuinginkan tapi tidak kuidamkan, aku suka sendiri, aku suka bersih-bersih, dan aku suka berkelahi hahaha, entahlah.., dan juga mulai sering berpikir realistis, praktis, ekonomis dan sedikit mistis (hehehe) —juga suka menulis—

balik lagi ke atas banget, (sory kalo yang baca disuruh jumpalitan keatas) menurutku itu adalah jawaban yang tepat untuk pertanyaan temanku padaku,

yeah “jodoh mah sudah diatur” kenapa orang yang kelihatannya stres harus diberi diagnosa awal kalau dia mengidap penyakit umum yang sangat berbahaya pada masyarakat yang persebarannya tidak dapat dikendalikan yang disenut sakit cinta…, fiuuh (spell it fluently and add more speed) masih banyak yang harus aku kerjakan, masih banyak yang harus kurencanakan, banyak cita-cita yang harus kukejar, banyak kegiatan lain yang bisa jadi motivasi dan banyak janda-janda muda yang butuh kasih sayang (kata sapa lupa ah hahahaha)

masih banyak pertanyaan yang belum bisa kutemukan jawabannya, kenapa harus naif? kenapa belakangan aku suka naif, kenapa belakangan ini aku suka menyendiri, kenapa aku berubah?

beberapa hari lalu aku juga menemukan hal-hal baru dari petualangan baruku, aku baru tahu kalau aku itu bakat menyendiri. Ibuku bercerita bahwa sewaktu dalam kandungan beliau pengen menyendiri terus, tidak suka keramaianm jadi yah…, mungkin itu yang membuat aku bakat untuk menyendiri selama berhari-hari/berminggu-minggu/berbulan-bulan (euh, terlalu kayanya yah). Lain lagi dengan keponakanku (5th) yang sekarang punya hobi membaca tafsir qur’an dan jadi kritikus…

well, too much for nothing…,

sekianlah konfirmasi dariku untukku dan kugunakan buat yang ingin baca saja, semoga bermanfaat.., semoga saja semua akan baik-baik saja..

aloner

hahahaha…

Love Isn’t A Word, Isn’t?

Filed under: Uncategorized — capitano at 9:11 am on Tuesday, November 25, 2008

Sampai sekarang masih ada orang bertanya apa itu definisi cinta?

sama saja jika anda menanyakan apa itu manis? apa itu duka? apa itu pahit dan apa ini dan apa itu? (hahahaha)

Okelah kita balik saja sederhanakan saja, bagaimana jika anda ditanya bla bla bla (seperti yang diatas lah).

Kalau anda bisa menjawab definisi nya, anda pasti orang yang hebat, definisi anda pasti benar (menurut anda sendiri sih, pasti banyak yang berbeda dengan anda) bisa dirasa dan jelas punya kesan tersendiri (jika anda mencoba merasakannya) tidak percaya? (whatever)

cukuplah KulTUmnya..,

baru saja melihat satu fenomena menarik,

tapi saya akan bertanya dahulu, perlukah cinta diucapkan?

Seorang bijak pernah berkata, “semua yang kita butuhkan untuk dipelajari telah disimbolkan pada alam” atau boleh dikatakan, bercerminlah pada alam

Di Afrika Selatan, ada mahluk primitif yang paling tepat (menurut saya) disebut “Master Of pure Love” atau yang memiliki cinta sejati (bukankah banyak yang mencarinya?) meskipun ia sering diidentikkan sebagai mahluk buas, kejam dan jahat.

entah apa nama latinnya (apa gunanya),

dia adalah Ular Piton Belang Afrika Selatan, Ular terbesar di muka bumi (panjang ukuran dewasa kurang lebih lima meter) ular ini masih memilki bentuk primitif dari kadal purba.

Ia harus mengerami telur secara ketat, karena telur ular punya pelindung yang sangat lemah, ular ini harus sering mengerami dengan tubuhnya untuk menjaga kehangatan telur dan juga melindungi dari panas selama DUA BELAS MINGGU secara intensif, Isn’t that exclusive?

ia harus banyak mengorbankan waktunya untuk mencari makan, diet super ketat (hehehe) dan mungkin juga ia tidak punya waktu untuk bercinta (can u imagine? sendirian, tak boleh beranjak selama itu hahaha)

dan apa yang terjadi ketika tiba waktunya telur menetas?

ia harus meninggalkan sarangnya,

ia tidak boleh terlihat oleh anaknya yang baru menetas,

ia tidak boleh melihat anaknya yang baru lahir, yang ia perjuangkan selama duabelas minggu,

ia tak boleh mengenalnya samasekali.

tidak sempat ia menunjukkan (di depan mata anaknya) bentuk cintanya,

bisakah anda membayangkan jika itu anda?

benarkah cinta butuh dikatakan?

belum lagi jika anda mencoba untuk membayangkan menjadi sang anak, lahir ke dunia yang sama sekali baru, sama sekali tidak anda kenal, sendiri.

another question are Where is the love?

belum pernah saya mendengar legenda tentangnya, atau dia MENGUCAPKAN kata cinta, yang saya tahu hanya PERBUATANNYA

benarkah cinta butuh diucapkan?

tiba-tiba saja teralun lagu dari naif.., “lagu wanita”

Tiada lelah ku berucap Terima kasih Tuhan

kau ciptakan wanita tuk jadi pasangan jiwa

entah karena apa saya ingin menuliskannya.

udah dulu ah, malah jadi sesi curhat..,

saya harus mengurusi rumah saya yang kehujanan dan BOCOR

lagunya berubah ke Radio head - go slowly (in rainbow cd 2), bawahnya “The Cure - A Letter To Ellise

halah lapo seh…

Adududududuh, kutakpercaya

Filed under: Uncategorized — capitano at 3:05 pm on Friday, November 7, 2008

Indonesia Telah merdeka pada tahun 1945

UUD45 dan Pancasila sebagai dasar negara

sila satu,

Ketuhanan Yang Maha Esa

Bagi Indonesia siapa yang disembahnya..

sila kedua

kemanusiaan yang adil dan beradab

Peradaban Indonesia merata

adil dan sama bentuknya

kemaren Jakarta merdeka

sila ketiga

Persatuan Indonesia

sebuah nama partai baru

sila keempat

Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan

panjangnya sampai kedepan pintu gerbang DPR untuk dimusywarahkan

sila kelima

Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

KTP sebagai alat tukarnya

makasih Kenny G

Filed under: Uncategorized — capitano at 2:31 pm on Friday, November 7, 2008

Tentunya anda pernah merasa jenuh, entah, bisa karena apa saja

tentunya pula anda pernah merasa bingung, bisa karena apa saja (idem dah)

tentunya anda pernah merasa terpojok, merasa diintimidasi atau dicurigai, bisa karena apa saja (monoton ah)

Tentunya anda pernah merasa diacuhkan, being ignored, lebih modernnya, lagi-lagi bisa karena apa saja…

saya punya kata-kata buat anda SYUKUR!! hahahahaha,

Membaca kata-kata saya mungkin bisa membangkitkan emosi anda, apalagi jika itu terjadi bersamaan (all you have to do is imagine it happens), atau lebih parah lagi sakit hati. Itu bagus (menurut saya)

Pernahkah anda mendengar kata-kata “Pain Is Good”? mungkin saya telah terobsesi dengan kata-kata itu. Simple saja menurut saya,

jika anda dapat merasa sakit, berarti anda masih hidup.

Jika anda dapat merasa sakit sakit, berarti anda pernah merasa tidak sakit

jika anda dapat merasa sakit, berarti anda harus mengolah self defense anda.
Anda, atau saya, mungkin pernah terlintas pikiran bahwa hidup ini kejam, yeah saya juga sampai saat ini masih merasa seperti itu. Jika kekejaman hidup itu menyakitkan…, maka coba lirik sedikit ke atas, simple

Ada pula yang berkata bahwa hidup ini indah,

Ada yang berkata “Open Up your Mind and see like me, all the peacefull melody, and there you can find love” Cinta, sangat indah, menyejukkan, bahagia jika punya cinta, etc.,
Ada dua teori yang ingin saya share, The Reverse” dan “Mindsett” mungkin anda lebih tahu, mungkin pula anda bisa menebak apa yang akan saya katakan. Tapi saya merasa perlu sedikit bicara pula pandangan saya pada kedua teori itu.

The Reverse,

Pertama saya tahu mengenai teori ini, pada saat saya harus mengalahkan orang yang jauh lebih pintar (punya referen lebih banyak dari saya). How to conquer a Philospher with philosophi? How you conquer your fright / phobia? simplenya

if “it is hard”, the reverse are “It Is easy”, so It’s easy to be hard. It’s Philosophy when philosoper beat the common, It’s so delighting when a vivid spread from a spot in a dark room. Just reverse..

Then Mindsett,

What makes the warrior doesn’t fright of the death? >>wes ah bahasa inggrisnya, angel ahWhat If…

(Harun Yahya dan Descartes pernah meragukan apa yang menjadi konvensi atau yang umum dengan berkata”Bagaimana jika semua yang dapat kita indra menipu kita?”)

Simple last word, Enjoy, Syukur, Rasakno

hahahaha

[Terkesan pada aransemen Kenny G, (judulnyalupa)]

the eye of queen of the tiger….

Filed under: Uncategorized — capitano at 1:31 pm on Friday, November 7, 2008

Brian May mencoba bertinju dengan melody ala rhapsody….

tapi apa yang tertancap di otakku (hmpf la kon sopo?)

“can anybody find me, find me somebody to love..”

sudah lama terpikir sebuah kejenuhan akan kesendirianku (kuapok) lost almoust everything that i’ve joyed… kini menghadapi kejenuhan-kejenuhan baru.

sebenarnya entah harus apa yang kuperbuat, ada serangan kebodohan menghinggapiku (hal yang jarang kutemui sejak kematian imajiner yang kubuat. (udah ah intronya)

beberapa hal yang sedikit banyak sangat menjengkelkan, aku harus berhadapan dengan lagu yang tak kusuka dan gaya hidup yang tak kusuka (istilah e ga banget), mungkin karena salahku sendiri, whatever (intro lagi)

oke, pertama gaya.., aku harus bertemu orang-orang yang ndeso, It’s ok, i like it (swear), tapi mereka terlalu total. Gampangnya mereka mencoba dengan seenaknya mencampur gaya mereka, It’s invotive, dont you think?

mereka mencoba untuk menjadi tanggung, separo kota separo diri mereka. Oke-lah, gaya kota memang bagus, gaya ndeso juga bagus, tapi sifatnya kontradiktif.

Aku punya istilah dari seorang guru teaterku, “pecel kalo dicampur dengan kue tart apa kamu mau? >>>pecel menurut orang desa enak, tart menurut orang kota enak, lakalo dicampur?? entah rasanya seperti apa, sepertinya aku ga bakal sukagentlemen, seperti sifat laki-laki.

Tapi menurutku mereka akan berevolusi menjadi wanita (really friends, i hate it), mungkin, memang sudah diramalkan bahwa laki-laki akan menyerupai wanita, mungkin pula memang sudah tak bisa lagi mengelak dari yang namanya budaya Melo. It’s ok, kalau masih ingat kalo kalian lelaki, (euh kemeruh )

beberapa hal yang kongkrit, kulihat dengan matakepalaku sendiri (istilahnya Ronster, field report), ada temanku yang punya hobi gosip, pake kosmetik, hobi curhat, suka nangis, ga mau denger hal lain selain hal-hal yang menyentuh (sinetron, reality show’s,) dan banyak yang lain yang ga bisa disebutkan satu persatu, (kesian). Sesekali, wajar-lah, aku juga pernah, tapi kalo keterusan mau jadi apa? PESOLEK MELOw?

sekalian, aku sebutkan yang paling Pathetic for me, “Eh, kamu tau ga? si anu ninggalin anu karena dia itu aslinya suka ama si anu, liat aja gayanya sekarang…, kan kesian si anu (mantan pacar si anu), emang ga punya perasaan si anu, amit-amit deh deket-deket ma si anu”

>>> kesian kan si Abdul ANU Harahap people’s choises i guess, but i wont…

yeah mungkin aku saja yang hiperbolis,

hm.., ada kata-kata bagus

“Orang yang begitu saja percaya dengan mudahnya menandakan ia sedang dalam kebodohan”

“Doubt all u can see”-Descartes

nuhun

Kalau saja, keep on dreamin

Filed under: Uncategorized — capitano at 12:50 pm on Sunday, September 7, 2008

percayakah anda pada sugesti?

seberapa besar anda percaya dan memanfaatkannya?

akankah berpengaruh pada orang lain, jika anda menanmkan suatu sugesti pada orang lain?

katakanlah pada sebuah kasus yang terjadi, pada siapa biar anda menilai sendiri, seseorang berkata “aku dapat dengan mudah menentukan apa yang akan terjadi pada diriku, dan bagaimana orang lain bersikap padaku, kuncinya terletak pada sugesti dan kepercayaan diri yang anda bangun atas sugesti tersebut”

sekilas, dia berkata hal yang sangat masuk akal, sangat simpel, meski butuh kemauan yang besar, lalu saya bertanya, dapat dengan begitu mudahkah terjadi? apakah semua orang dapat mempraktekannya?

saya memang selalu mencoba mencari celah untuk memberikan pandangan yang berbeda, terkadang meremehkan,

pada bukti yang ia berikan kepada saya, memang terlihat orang yang menerapkan apa yang ia katakan dapat dilihatsukses dengan sukses dan nyaman dengan tujuan yang ia inginkan, sesuai dengan sugesti tersebut tentunya,

lalu saya berpikir, bagaimana caranya saya ngeyel, hm… my bad habbit, dia hanya fokus dan beruntung karena menemukan objek-objek yang sejenis, toh di dunia ini semua beragam,(kembar identik pun pasti memiliki perbedaan) dan dia hanya berkata “lihat saja buktinya”, asem saya mati kutu kali ini

sampai saat ini, saya sendiri telah mencoba metodenya dan sedikit banyak berhasil, tapi justru saya merasa kecewa, aku bukan diriku lagi, aku harus memakai topeng tertentu untuk mendapatkan hal yang sebenarnya tidak begitu kuinginkan, meski kubutuhkan.

huwh.., enough this bullshit., no one want to read it anyway, hm.., soal firasat, dan rasa bersalah, lebih memukul daripada itu semua (ach tambah ga nyambung ah SHIT)

Next Page »